Mengenal Jenis-Jenis Beras dan Kandungan Nutrisinya


Agen Poker Online - Beras jadi komoditi bahan makanan yang sangat penting di dunia kuliner Asia, salah satunya bagi masyarakat Indonesia. Mengingat nasi menjadi makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia pada umumnya.
Selain diolah menjadi nasi polos, beras adalah bahan pokok dalam berbagai macam hidangan, dari tumisan, kari hingga sushi. Sumber karbohidrat yang lezat dan juga bergizi.
Tapi beras hadir dengan berbagai macam tipe, yang mana tiap jenis mengandung masing-masing nutrisi yang berbeda. Walau secara umum, disebutkan beras mengandung nutrisi penting seperti zat besi, magnesium dan vitamin B namun kontennya tergantung pada jenisnya.
Apa saja macam-macam beras dan kandungan nutrisi yang ada di dalamnya? Berikut ulasan singkatnya di bawah ini.
1. Beras Putih
Beras putih disbeutkan memiliki lapisan sekam, bran dan kuman yang telah dibuang. Sebagai hasil dari ekstraksi ini, alhasil nasi putih mengandung nutrisi kurang dari beras coklat, hitam atau merah. Beras putih hadir dengan kulit yang terpoles, setiap 100 gram nasi putih mengandung 6,3 gram protein.
Beras Putih sendiri dibagi dalam tipe short-grain yakni Aborio, beras yang biasa dipakai untuk memasak risotto, medium-grain yaitu beras Jepang (Japanese-style) dan long-grain seperti beras basmati, beras melati, beras doongara yang masing-masing memiliki indeks glikemik berbeda. Contohnya jika beras putih yang dipilih adalah beras basmati dan doongara maka indeks glikemiknya lebih rendah dibandingkan nasi putih biasa. Soal kandungan nutrisi, beras putih diketahui tidak terlalu bergizi sebab hanya mengandung sedikit serat dan zat besi karena sekam atau kulit arinya sudah terbuang.
2. Beras coklat 
Beras coklat hanya bagian kulit luarnya yang dibuang. Beras coklat juga punya tekstur yang lebih kenyal dari nasi putih, memiliki rasa agak berempah dan lebih bergizi. Seperti nasi putih, beras coklat terbagi menjadi long grain, medium grain, dan short grain. Untuk kandungan protein, dengan takaran per 100 gram, beras coklat memiliki kandungan protein sebanyak 7,2 gram.
Tak hanya itu, beras coklat disebutkan mengandung banyak magnesium, sumber vitamin dan zat besi yang bagus, serta sumber zat besi yang pas. Sedangkan dari kandungan serat, beras coklat mempunyai kandungan serat tinggi yakni sekitar 3,2 gram per 100 gram karena memiliki kulit luar yang utuh. Di sisi lain, dari segi indeks glikemik, beras coklat memiliki indeks glikemik sedang, yang berarti membuat kita kenyang lebih lama dibandingkan dengan memakan nasi putih.
3. Beras hitam 
Beras hitam adalah jenis beras yang berbeda dibandingkan dengan coklat dan putih. Beras jenis ini memiliki rasa seperti rasa kacang tanah dan memakan waktu lebih lama untuk dimasak dibandingkan beras putih. Untuk kandungan protein, beras hitam punya level protein yang tinggi loh!

Sebab, beras hitam mengandung sekira 9,1 gram protein setiap takaran 100 gram. Begitu juga indeks glikemik alias kandungan gula nya, beras hitam mempunya indeks glikemik rendah. Artinya, beras hitam ini bagus untuk penderita diabetes karena sifatnya yang lambat dalam melepaskan. Selain itu, beras hitam juga tinggi akan serat, per 100 gram beras hitam itu disebutkan mengandung sekira 4,7 gram kandungan serat.
4. Beras Merah
Beras merah memiliki warna yang unik karena kandungan antosianinnya, yang juga memberikan dorongan besar antioksidan. Beras khusus ini biasanya hadir dalam bentuk yang sudah dikuliti atau belum dikuliti. Kandungan nutrisinya, dengan takaran 100 gram beras merah memiliki sekitar 7 gram protein dan 2 gram serat. Dari tipe-tipe beras, dikatakan varietas beras merah dan hitam mengandung jumlah nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan beras putih, walau memang secara harga dua tipe beras ini lebih mahal.
Dijelaskan oleh Simone Austin, selaku ahli diet terakreditasi dan juru bicara untuk Asosiasi Dietitians Australia, jika memilih untuk mengonsumsi beras coklat dan beras hitam maka kita akan mendapatkan lebih banyak asupan serat yang membuat perut kenyang lebih lama dan menyehatkan pencernaan. Cara lain ialah dengan mencampur beras putih dengan beras hitam atau coklat, bagi yang kurang suka untuk mengonsumsi langsung beras coklat dan beras hitam saja.

Comments

Popular posts from this blog

Makanan Ini Harus Ada Tersaji Saat Imlek Lho, Yuk Kita Intip

Popcorn Rasa Jeruk Nipis? Intip Yuk Resepnya

Oven Batu Bata Hasilkan Pizza Berkualitas? Ini Penjelasannya